• By : Admin
  • On Date : 15 Aug 2025
Selenium: Mineral Kecil dengan Manfaat Besar untuk Kesehatan

Ketika membicarakan nutrisi penting, kebanyakan orang hanya memikirkan vitamin seperti C, D, atau B12. Namun, ada satu mineral jejak yang sering terlupakan, tetapi memiliki peran besar dalam menjaga tubuh tetap sehat — selenium.

Meski dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil, selenium berperan penting dalam kesehatan tiroid, kekebalan tubuh, kesuburan, hingga pencegahan penyakit. Mari kita bahas mengapa selenium penting, dari mana kita bisa mendapatkannya, dan bagaimana menjaga kadarnya tetap seimbang.

1. Apa itu Selenium dan Mengapa Penting?

Selenium adalah mineral jejak yang secara alami terdapat di tanah, air, dan beberapa jenis makanan. Tubuh tidak dapat memproduksinya, sehingga kita harus mendapatkannya dari makanan atau suplemen.

Setelah masuk ke tubuh, selenium menjadi bagian dari selenoprotein — enzim khusus yang membantu mengatur metabolisme, melindungi sel dari kerusakan, dan menjaga sistem imun tetap kuat.

2. Manfaat Utama Selenium

✅ Mendukung Fungsi Tiroid

Kelenjar tiroid membutuhkan selenium untuk mengubah hormon tiroid yang tidak aktif (T4) menjadi bentuk aktifnya (T3). Kekurangan selenium dapat menyebabkan kelelahan, perubahan berat badan, dan sulit berkonsentrasi.

✅ Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Selenium membantu sel darah putih melawan infeksi dengan lebih efektif serta mengurangi peradangan di tubuh.

✅ Antioksidan Kuat

Bekerja bersama enzim seperti glutathione peroxidase, selenium melindungi sel dari stres oksidatif — salah satu penyebab penuaan dan penyakit kronis.

✅ Menjaga Kesehatan Jantung

Penelitian menunjukkan selenium dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif pada pembuluh darah, sehingga mendukung sirkulasi yang sehat.

✅ Meningkatkan Kesuburan

Pada pria, selenium penting untuk produksi dan pergerakan sperma yang sehat. Pada wanita, selenium membantu menjaga kualitas sel telur dan kesehatan reproduksi.

3. Berapa Kebutuhan Selenium Harian?

Menurut National Institutes of Health (NIH):

Dewasa: 55 mcg/hari

Wanita hamil: 60 mcg/hari

Wanita menyusui: 70 mcg/hari

4. Makanan Sumber Selenium

MakananKandungan Selenium (perkiraan)Ukuran Porsi
Kacang Brazil68–91 mcg1 butir
Tuna92 mcg85g matang
Sarden45 mcg85g kalengan
Telur15 mcg1 butir besar
Daging ayam22 mcg85g matang
Biji bunga matahari19 mcg28g
Jamur shiitake18 mcg100g matang

💡 Tips: Hanya 1–2 butir kacang Brazil beberapa kali seminggu sudah cukup memenuhi kebutuhan selenium harian — tetapi jangan berlebihan, karena dapat menyebabkan keracunan selenium.

5. Tanda Kekurangan Selenium

Rambut rontok

Otot lemah

Mudah lelah

Sering terkena infeksi

Masalah pada tiroid

Kekurangan selenium jarang terjadi pada orang sehat, tetapi bisa muncul di daerah dengan tanah miskin selenium atau pada penderita gangguan pencernaan tertentu.

6. Risiko Kelebihan Selenium

Terlalu banyak selenium (lebih dari 400 mcg/hari) dapat menyebabkan:

Mual dan muntah

Rambut dan kuku rapuh

Ruam kulit

Gangguan saraf

Konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen.

7. Perlukah Mengonsumsi Suplemen Selenium?

Suplemen mungkin bermanfaat jika:

Terbukti mengalami kekurangan selenium

Tinggal di wilayah dengan kadar selenium rendah

Memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengganggu penyerapan nutrisi

Namun, bagi kebanyakan orang, pola makan seimbang adalah cara terbaik untuk menjaga kadar selenium tetap normal.

Kesimpulan

Selenium mungkin hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil, tetapi manfaatnya sangat besar. Dari mendukung hormon tiroid hingga meningkatkan kekebalan dan kesuburan, ini adalah mineral yang pantas mendapat perhatian.

Jika ingin mengetahui kadar selenium dalam tubuh, pemeriksaan darah sederhana bisa memberikan jawabannya — sekaligus membantu Anda menyesuaikan pola makan atau suplemen yang dibutuhkan.

💙 Di Livinwell-care, kami dapat menghubungkan Anda dengan dokter dan laboratorium terpercaya untuk pemeriksaan nutrisi lengkap dan panduan menjaga kesehatan tubuh Anda.

📞 Hubungi kami sekarang: www.livinwell-care.com